Pengaruh Jumlah Leukosit Pada Darah Donor Sebelum Dan Sesudah Disimpan Selama 1 Minggu

Authors

  • Ahmad Jais Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa
  • Hepiyansori Hepiyansori Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa
  • Yurman Yurman Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa
  • Wanda Marentika Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.51712/mitraraflesia.v13i1.45

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian dengan judul pengaruh jumlah leukosit pada darah donor sebelum dan sesudah disimpan selama 1 minggu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret hingga mei 2017 di bank darah RSUD M.Yunus Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah leukosit pada darah donor sebelum dan sesudah disimpan selama 1 Minggu di Bank Darah. Sampel diambil berdasarkan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari darah donor. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya penurunan jumlah leukosit pada darah donor yang sesudah disimpan selama 1 Minggu.

References

Arjatmo, T. (1992). Pemeriksaan Laboratorium Hematologi Sederhana. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Departemen Kesehatan RI, (2005). Indonesia Sehat 2010. Jakarta.

Effendi, Z. (2003). Peranan leukosit sebagai anti inflamasi alergik dalam tubuh. Universitas Sumatera utara. (online), (http//library.usu.ac.id/download/fk/ histologi.zukesti2.pdf&sa=U&ei=0mebvd3kacg4oqsqi4robg&ved=0ca0qjaa&usg=afqjcngg8a). Diakses 6 Mei 2015.

Gandasoebrata, R. (2007). Penuntun Laboratorium Klinik. Jakarta: Rineka Cipta.

Gandasoebrata, R. (1968). Penuntun Laboratorium Klinik. Jakarta: Dian Rakyat.

Gandasoebrata, R. (2006). Penuntun Laboratorium Klinik. Jakarta: Dian Rakyat.

Hoffbrand, A. V., Pettit, J.E. (1987). Essential Haematologi. Edisi 2. Jakarta: EGC

Irianto, K. (2004). Struktur dan Fungsi Tubuh Manusia. Bandung: Yrama Widya.

Istamar, S. (2004). Biologi Kelas XI. Jilid 2A. Jakarta.

Kiswari, R. (2014). Hematologi & transfusi. Jakarta: erlangga.

Kusumawardani, E. (2010). Waspada penyakit darah mengintai anda.Yogyakarta: hanggar creator.

Metha, A dan Hoffbrand, V. (2005). At a Glance Hematologi Edisi kedua. Jakarta: Erlangga. Hal: 12-14.

Ony Suciati, Margo Utomo, Mifbakhuddin, (2016). Pengaruh Lama Penyimpanan Darah Terhadap Kadar Hb Jumlah Leukosit Dan Jumlah Trombosit Pada Darah Donor. Universitas Muhamadiyah Semarang. Dimuat dalam, ( http://digilib.Unimus.ac.id/download php?id=6019 ). Diakses 20 Juli 2017.

Pearce, E. C. (2006). Anatomi dan Fisiologi para Medis. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Pearce, E. C. (2010). Anatomi dan Fisiologi para Medis. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Permenkes, (2014). Unit Transfusi Darah, Bank Darah Rumah Sakit dan Jejaringan Pelayanan Transfusi Darah. Universitas Pasundan. Bandung.

Sofro, A. S. M. (2012). Darah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono, (2010). Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung : Alfabeta.

Syaifuddin, (2006). Anatomi dan Fisiologi. Untuk mahasiswa keperawatan. Buku kedokteran. EGC : Jakarta.

Published

2021-07-18

Issue

Section

Article