HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN SUMBER INFORMASI DENGAN PERILAKU PENANGANAN DISMINORE PADA SISWI KELAS X DI SMA PESANTEREN PANCASILA BENGKULU

Authors

  • Lezi Yovita Sari UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU

DOI:

https://doi.org/10.51712/mitraraflesia.v14i1.375

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Masalah kesehatan reproduksi wanita merupakan masalah vital dalam peningkatan pembangunan kesehatan untuk keadaan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang utuh. Kesehatan reproduksi tidak dapat diselesaikan dengan jalan pengobatan (Manuaba, 2009). Nyeri haid dalam istilah medis disebut dismenore, sebenarnya merupakan suatu kondisi yang umum dialami oleh kaum hawa yang sudah mendapatkan menstruasi. Saat menstruasi, di dalam tubuh setiap wanita terjadi peningkatan kadar Prostaglandin (suatu zat yang berkaitan antara lain dengan rangsangan nyeri pada tubuh manusia), kejang pada otot uterus menyebabkan terasa sangat menyakitkan, terutama terjadi pada perut bagian bawah dan kram pada punggung (Kristina, 2010).

Metode: Desain penelitian merupakan rencana penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan penelitiannya dan sebagai rambu-rambu yang akan menuntun peneliti dalam seluruh proses penelitian (Sastroasmoro, 2008). Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Dimana data yang menyangkut variabel bebas atau resiko dan variabel terikat atau akibat akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan (Sumantri Arif, 2013).

Hasil :Hasil penelitian adalah, Hubungan Antara Pengetahuan dengan Perilaku Penanganan Disminore lebih banyak terdapat pada siswi yang berpengetahuan tinggi (86,8%). Hubungan Antara Sikap dengan Perilaku Penanganan Disminore lebih banyak terjadi pada siswi dengan sikap positif (82,4%) dibandingkan siswi dengan sikap negatif , Hubungan Antara Sumber Informasi dengan Perilaku Penanganan Disminore lebih banyak terjadinya pada siswi yang informasi di peroleh dari media massa (82,9%) dibandingkan siswi yang mendapat informasi dari non media massa,. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku Penangnan disminore pada siswi kelas X di Pesantren Pancasila Tahun 2020

Simpulan: Disarankan pada remaja menyadari pentingnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sehingga perilaku penanganan disminore dapat dilakukan dengan tepat. Sebagai masukan untuk mengadakan kurikulum tentang pendidikan kesehatan reproduksi

Kata Kunci. Pengetahuan, Sikap, Remaja , perilaku, Disminore

 

 

ABSTRACT

Background: Women's reproductive health issues are a vital issue in improving health development for a state of complete physical, mental and social well-being. Reproductive health cannot be resolved through treatment (Manuaba, 2009). Menstrual pain in medical terms is called dysmenorrhea, which is actually a condition commonly experienced by women who have menstruated. During menstruation, in every woman's body there is an increase in Prostaglandin levels (a substance that is related, among other things, to the stimulation of pain in the human body), spasms in the uterine muscles cause very painful sensations, especially in the lower abdomen and cramps in the back (Kristina, 2010 ).

Method: Research design is a research plan that is prepared in such a way that researchers can obtain answers to their research questions and serve as signs that will guide researchers throughout the research process (Sastroasmoro, 2008). This research uses a quantitative approach, analytical research design with a cross sectional design. Where data regarding the independent variable or risk and the dependent variable or consequence will be collected at the same time (Sumantri Arif, 2013).

Results: The results of the research are. The relationship between knowledge and dysmenorrhea management behavior is more common in female students with high knowledge (86.8%). The relationship between attitudes and dysmenorrhea handling behavior is more common in female students with positive attitudes (82.4%) than female students with negative attitudes. The relationship between sources of information and dysmenorrhea handling behavior occurs more often in female students whose information is obtained from the mass media (82, 9%) compared to female students who received information from non-mass media. The conclusion is that there is a relationship between knowledge, attitudes and sources of information and dysmenorrhea management behavior in class X female students at the Pancasila Islamic Boarding School in 2020

Conclusion: It is recommended that teenagers realize the importance of knowledge about reproductive health so that dysmenorrhea management behavior can be carried out appropriately. As input for holding a curriculum on reproductive health education

Keywords : Knowledge, Attitudes, Adolescents, Behavior, Disminorrhea

Author Biography

  • Lezi Yovita Sari, UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU
    -

References

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Alimul, H. 2007. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah Edisi II. Jakarta: Salemba Medika.

Baety,Nurul Aprilia.2011.Biologi Reproduksi Kehamilan dan Persalinan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Darmawan Deni. 2013. Sistem Informasi Manajemen. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dewi, Nilda Syntia. 2012. Biologi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihana

Ketut, Swarjana. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Andi Offset

Manuaba, I Bagus Gede dkk. 2009. Memahami Kesehatan reproduksi Wanita. Jakarta:Buku kedokteran EGD.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prawirohradjo, sarwono.2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta :Yayasan Bina Pusttaka Sarwono Prawirohradjo.

Setiadi. 2007. Konsep dan penulisan riset keperawatan Cetakan pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sarwono, S. W.2008. Psikologis Remaja. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Stanley. 2012. Pengantar Komunikasi Massa. Gelora Aksara Pratama

Sudarti, Mohamad Judha. 2011. Teori pengukuran nyeri dan nyeri persalinan. Yogyakarta:Nuha Medika

Sumantri, Arif. 2013. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Kencana

Sugiyono. 2007. Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta

Abidin, 2004, Nyeri Haid pada Remaja.

Annathayakeishka. 2009.Nyeri haid. Available at http://forum.dudung. net/index.php?action=printpage;topic=14042.0.

Harunriyanto.2008. Tentang Dismenore Sekunder. http://debrythaayu.com/.

Hartati. 2007 http://Kesehatan-untuk-anda.Wordpress.com/2011.

Junaidi.2013. Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Angka Kejadian Dismenorhea Pada Remaja Putridi SMP Citra Dharma Jakarta Timur. Skripsi Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan URINDO.

Purwani. 2010. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Dismenorhea dengan sikap penanganan Dismenorhea Pada Remaja Putri Kelas X di SMA N 1 Petanahan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. ejurnal.stikesmuhgombang.ac.id/indek.php/jikk/article/view/44/42.

Endang.2014. hubungan antara sikap dan pengetahuan pada siswi kelas X SMK NU Unggaran..

Rinawati. 2011. Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenorhea pada remaja putrid di AMIK Imelda Medan.

Downloads

Published

2022-06-22

Issue

Section

Article