FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN PENGLIHATAN PADA PEKERJA BENGKEL LAS KOTA BENGKULU

Agus Widada, Rizki Refiyanti, Aplina Kartika Sari

Abstract


Pekerja pengelasan menduduki peringkat kedua dalam hal proporsi pekerja yang mengalami cidera mata, sekitar 1390 kasus eye injury disebabkan karena pajanan bunga api pengelasan. Berdasarkan survai awal sebanyak 75% pekerja bengkel las Kota Bengkulu merasakan keluhan penglihatan. Beberapa faktor yang diduga merupakan faktor risiko keluhan penglihatan pada pekerja bengkel las yaitu masa kerja, lama paparan, alat pelindung mata. Tujuan Penelitian adalah mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan penglihatan pada pekerja bengkel las Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, uji statistik dan narasi. Hasil penelitian berdasarkan distribusi frekuensi masa kerja > 3 tahun (54,75%), lama paparan > 4 jam (60,4%), APM kacamata gelap biasa (83%), ada keluhan penglihatan (59,4%) dan menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara masa kerja dengan keluhan penglihatan yaitu (ρ value=0,046), lama paparan yaitu (ρ value=0,027). Tidak ada hubungan yang bermakna antara alat pelindung mata dengan keluhan penglihatan yaitu (ρ value=0,917). Bagi pekerja bengkel las diharapkan untuk menggunakan APD sesuai standar agar dapat menghindari kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.

Kata Kunci : Keluhan Penglihatan, Masa Kerja, Lama Paparan, Alat Pelindung Mata.


Full Text:

PDF PDF Turnitin

References


A, Aziz, Hidayat. (2011). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Adzim, Hebbie Ilma. 2013. Pengertian dan Elemen Sistem Manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Ahli K3 Umum (diakses tanggal 30 Desember 2018).

Ahmad, Susanto. 2015. Teori Belajar Dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jakarta : Prenada Media.

Affandi. E. S., (2008) Sindrom Penglihatan Komputer. Majalah Kedokteran Indonesia, 55(3): 297-300.

Astin, W., Mulyadi, A., Suyanto. 2016. Pengaruh Penggunaan Alat Pelindung Mata Terhadap Ketajaman Penglihatan Pekerja Las Di Kecamatan Mandau, Bengkalis Riau. Jurnal Ilmu Lingkungan, Program Studi Ilmu Lingkungan PPS Universitas Riau, 10 (1) : 67-77.

Badan Pusat Statistik, 2017. Peningkatan Angkatan Kerja. Jakarta: CNN Indonesia.

Boyce, P. R, 2009. The Impact of Light in Buildings on Human Health. Paper presented at the 2nd International Conference on Sustainable Healthy Buildings, South Korea.

Canadian Centre for Occupational Health & Safety, 2008. Radiation and the Effects On Eyes and Skin. Canada : Canadian Government.

Chiuloto, K. 2011. Pengaruh Keadaan Lingkungan Kerja dan Radiasi Non Peng-Ion terhadap Kelelahan Mata pada Karyawan Biro Perjalanan di Kota Medan. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.

Depkes RI, 2008. Kajian Kondisi Kerja Pada Sektor Informal/UKM Dan Dampaknya Pada Kesehatan Pekerja. Jakarta. Departemen Kesehatan.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustriaan dan Perdagangan Bengkulu, 2018. Direktori Perusahaan Industri Kecil dan Menengah Kota Bengkulu. 2018.

Hani, Handoko, (2010). Manajemen Personalia & Sumber Daya Manusia, Edisi Kedua, BPFE UGM Yogyakarta.

Harris, P. M. 2011. Workplace Injuries Involving the Eyes, 2008. United States: Bureau Labor Statistic.

Hartanto, Willy., Inakawati, Sri., 2010, Kelainan Refraksi Tak Terkoreksi Penuh Di RSUP Dr. Kariadi Periode i januari 2002 – 31 Desember 2003, Media Medika Muda. No.4, Halaman : 25 -30. Dalam : http://eprints.undip.ac.id/22190/1/05_asli_-_kelainan_refraksi_- _willy_hartanto_-_25-30.pdf diakses tanggal : 19 Januari 2019.

Ilyas, Sidarta. 2008. Ilmu Penyakit Mata. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Keputusan Menteri Tenaga Kerja, Nomor : KEP – 51/MEN/1999, Tentang Nilai Ambang Batas (NAB).

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No. Per.08/Men/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No. Per.13/Men/X/2011 tentang Waktu Pemajanan Radiasi Sinar Ultraviolet yang Diperkenankan.

Priyanto. (2016). Hubungan Tingkat Kedisiplinan Pemakaian Alat Pelindung Mata Dengan Gangguan Kesehatan Mata Pada Pekerja Las Home Industry Di Kartasura. Skripsi. Universitas Muhammadiyah. Surakarta.

Rajagukguk, R. (2013). Analisis Kelelahan Mata Akibat Pajanan Sinar Ultraviolet-B Pada Pekerja Las di PT. Jaya Aisatic Shypyard Batam Tahun 2012. Skripsi.Universitas Indonesia. Depok.

Rizwaningrum. (2012). Hubungan Perilaku Pemakaian Alat Pelindung Mata (APM) dengan keluhan Subyektif Mata pada Pekerja Bengkel Las Konstruksi di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Tahun 2012. Skripsi. Universitas Andalas. Padang.

Setyawati. 2010. Selintas Tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta: Asmara Books.

Simarmata, Juni Anggraini. (2017). Gambaran Kelelahan Mata Pada Pekerja Bengkel Las Di Jalan Mahkamah Kelurahan Mesjid Kecamatan Medan Kota Tahun 2017. Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarwaka, 2010. Ergonomi Industri. Surakarta : Harapan Press.

Tarwaka. 2014b. Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

Undang-Undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Vaughan, D. (2010). Oftalmologi Umum. Penerbit Buku Kedokteran EGC edisi 17. Jakarta.

Wahyuni, T. (2013). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Konjungtivitis Pada Pekerja Pengelasan Di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Online di http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm (diakses 17 Desember 2018).

Wahyuni. (2012). Keluhan Subjektif Photokeratitis Pada Tukang Las Di Jalan Bogor, Bandung Tahun 2012. Skripsi. Universitas Indonesia. Depok.

Yasari. (2008). Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri Dan Kejadian Dermatitis Akibat Kerja Pekerja Pengangkut Sampah di PT. USB Kota Jambi. Universitas Gajah Mada. Tesis. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.37638/mitraraflesia.v12i2.35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

 

MITRA RAFLESSIA: Journal of Health Science indexed by:

Find in a library with WorldCat

Secretariat Office:
Research And Community Service Institute
STIKES Bhakti Husada Bengkulu
Jl. Kinibalu 8 RT. 012 RW. 002 Kebun Tebeng, Ratu Agung Bengkulu 38227
Telp./Fax. 0736-23422, Website : stikesbhaktihusada.ac.id 
Telp  :  
email:stikesbh03@gmail.com
 

Copyright STIKES BAKTI HUSADA
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License