PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI MELALUI TERAPI BENSON DI RUMAH SAKIT TK II DR. AK GANI PALEMBANG

Authors

  • Dwi Apriani Akademi Keperawatan Kesdam II/Sriwijaya
  • Tri Ferianti Akademi Keperawatan Kesdam II/Sriwijaya
  • Septi Andrianti STIKES Bhakti Husada Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.51712/mitraraflesia.v15i1.248

Abstract

Abstract

 

Latar Belakang, Appendicitis merupakan suatu keadaan inflamasi pada kuadran kanan bawah rongga abdomen atau lebih dikenal dengan nama usus buntu. Apendiktomi adalah pembedahan atau operasi pengangkatan apendiks yang mengalami peradangan. Pembedahan yang dilakukan memberikan efek nyeri pada pasien. Salah satu Teknik non farmakologi yang dapat menurunkan nyeri adalah dengan terapi relaksasi Benson. Terapi relaksasi Benson merupakan penggabunggan antara respon relaksasi dan system keyakinan individu/faith factor (difokuskan pada ungkapan tertentu berupa nama-nama Tuhan atau kata yang memiliki makna menyenangkan bagi pasien itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran tentang penerapan pendidikan kesehatan dalam upaya menurunkan intensitas nyeri melalui terapi benson pada pasien post operasi apendektomi. Metode Penelitian ini   menggunakan metode deskriptif yaitu pendekatan penerapan terapi dengan Standar Operasional Prosedur. Pengumpulan data diambil dengan metode wawancara dan pengisian kuisioner lembar NRS. Kesimpulan dari penelitian dua pasien menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri. Peneliti mengharapkan terapi Benson dapat meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat dan penerapan ini dapat di terapkan di Rumah Sakit maupun Lingkungan Masyarakat.

 

Kata Kunci : Appendektomi, Nyeri Abdomen, Terapi Relaksasi Benson

Author Biographies

  • Dwi Apriani, Akademi Keperawatan Kesdam II/Sriwijaya
    Keperawatan
  • Tri Ferianti, Akademi Keperawatan Kesdam II/Sriwijaya
    Keperawatan

References

DAFTAR RUJUKAN

Budiarti, novi yulia. (2020). pengaruh penerapan terapi relaksasi benson untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi.

Sustainability (Switzerland), 4(1), 1–9.

Jitowiyono & Kristiyanasari. (2012). asuhan keperawatan post operasi. Lusianah dkk. (2012). konsep keperawatan.

Manurung, N. (2018). keperawatan medikal bedah. Mardalena, I. (2017). asuhan keperawatan sistem pencernaan.

PPNI, tim pokja S. D. (2017). standar diagnosis keperawatan indonesia. Ppni, tim pokja siki dpp. (2017a). standar intervensi keperawatan indonesia. Ppni, tim pokja slki dpp. (2017b). standar luaran keperawatan indonesia.

Rasubala, F. (2017). Pengaruh Teknik Relaksasi Benson Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Di RSUP. PROF.DR. R.D Kandou Manado. E-Journal Keperawatan., 5.

Romiko. (2020). data Dinkes Sumatera Selatan,2015. Jurnal Masker Medika, 8(1), 2654–8658.

Septiana, A., Inayati, A., & Ludiana. (2021). Penerapan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Appendiktomi di Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 1, 444–451.

Vitani, R. A. I. (2019). Tinjauan Literatur: Alat Ukur Nyeri Untuk Pasien Dewasa Literature Review: Pain Assessment Tool To Adults Patients. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.33655/mak.v3i1.51

Wainsani, S., & Khoiriyah, K. (2020). Penurunan Intensitas Skala Nyeri Pasien Appendiks Post Appendiktomi Menggunakan Teknik Relaksasi Benson. Ners Muda, 1(1), 68. https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5488

Downloads

Published

2023-02-15

Issue

Section

Article