KUALITAS AIR SUMUR BOR PERUMAHAN PABRIK GULA KEBONAGUNG KABUPATEN MALANG
DOI:
https://doi.org/10.51712/mitraraflesia.v15i1.165Abstract
Banyak penyakit yang disebabkan melalui media air dan menyebabkan kematian, contohnya penyakit diare. Berdasar hasil data, kejadian diare di wilayah Kebonagung masih meningkat dari tahun ke tahun. Sumur bor ditemukan sebagai sumber yang dicurigai menyebabkan pencemaran karena berdekatan dengan resapan septic tank yakni radius
<10m, juga berdekatan dengan persawahan (radius < 10m). Selain itu sumur terletak ±
1 Km dari pabrik dan masyarakat sekitar masih banyak yang BABS (Buang Air Besar Sembarangan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air sumur bor Perumahan Pabrik Gula Kebonagung Kabupaten Malang.
Â
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel diambil langsung dari air sumur bor Perumahan Pabrik Gula Kebonagung dengan menggunakan teknik Non- Probability Sampling dan Purposive Sampling. Ada 3 parameter pengujian yaitu parameter fisik (bau, TDS, kekeruhan, warna, rasa dan suhu), parameter kimia (besi, nitrat, nitrit, pH dan sulfat) dan parameter biologi (E-Coli dan total Coliform).
Â
Berdasarkan hasil pengujian kualitas air parameter fisik, kimia dan biologi air sumur bor Perumahan Pabrik Gula Kebonagung pada LABKESDA Kepanjen didapatkan hasil memenuhi syarat standar Permenkes No 32 Tahun 2017. Ketika dilakukan pengurasan tandon akan menurunkan endapan/partikel yang ada pada air. Pemberian desifektan (pemberian kaporit/ klorin) merupakan upaya sanitasi air yang dapat membunuh bakteri dan mikroorganisme lain yang mencemarinya. Untuk itu disarankan pada pemilik atau pengelola sumur bor untuk melakukan pengurasan air sumur bor secara rutin minimal 3 bulan sekali dan pemberian desifektan secara berkala setiap hari.
References
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum
Wiryono. 2013. Pengantar Ilmu Lingkungan. Pertelon Media. Bengkulu.
Budiyono dan Siswo, S. 2013. Teknik Pengolahan Air. Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
World Health Organization.Diarrhoeal disease. who.int.https://www.who.int/n ews- room/fact-
sheets/detail/diarrhoeal- disease. Published 2017.
Candra ,Y. Hadi ,M.C. dan Yulianty ,A.E. 2013. Hubungan Antara Keadaan Sanitasi Sarana Air Bersih Dengan Kejadian Diare Pada Balita Didesa
DenbantasTabanan. Jurusan Kesehatan Lingkungan.2014;4(1):112- 117.
Sari, D. M. 2016. Hubungan Sumber Air Minum terhadap Kejadian Diare pada Keluarga. Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya.
Ningrum, Susanti. 2013. Analisis Kualitas Badan Air dan Kualitas Air Sumur di sekitar Pabrik Gula Rejo Agung Baru kota Madiun; Skripsi, Universitas Airlangga, Fakultas Kesehatan Masyarakat. Surabaya.
Tri Aji, M. 2020. Studi Kualitas Air Tanah Kota Magelang Akibat Dampak Limbah Domestik dan Industri .Skripsi, Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Magelang.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku
Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua dan Pemandian Umum.
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri Gula
Rokhmalia, Fitri. 2020. Pemanfaatan Sumur Bor pada Sistem Penyediaan Air Bersih RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya.
Azzahrah, Faradillah. 2013. Efektivitas Pembubuhan Kaporit dalam Menurunkan Kadar Zat Besi (Fe) pada Air Sumur Gali. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Misnani. 2012. Praktikum Teknik Lingkungan Total Padatan Terlarut. http://misnanidulhadi.blogspot. com/. diakses 17 Juni 2012
Aziz, Tamzil. 2013. Pengaruh Penambahan Tawas Al2(SO4)3 dan Kaporit Ca(Ocl)2 terhadap Karakteristik Fisik dan Kimia Air Sungai Lambidaro. Jurnal Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya
Septyaningrum, Anita. 2021. Analisa Sistem Pengendalian Dan Monitoring Kekeruhan Tandon Air Berbasis Arduino UNO Dan IoT Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya.
Howard, F. 2012. Environmental health from global to local, Second edition. USA : HB printing
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering .2022. Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Diakses tahun 2022
Azzahrah, Faradillah. 2013. Efektivitas Pembubuhan Kaporit dalam Menurunkan Kadar Zat Besi (Fe) pada Air Sumur Gali. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Suhandary, Evy. 2021. Efektivitas Metode Kombinasi Pembubuhan Kaporit dan Filtrasi Arang Aktif dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) pada Air Sumur Gali. Program Studi Kesehatan Lingkungan Universitas Ibnu Sina.
Singkam dkk. 2021. Subdirektorat Statistik Kesehatan dan Perumahan, 2015. Buku Mewujudkan Aksesibilitas Air Minum dan Sanitasi yang Aman dan Berkelanjutan Bagi Semua, Yogyakarta.
Pratiwi et al. 2016. Analisis Kualitas Air Sumur Di Desa Manduro Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Journal of Research and Education Chemistry (JREC).
Asriza, R. O., Pitulima, J., Fabiani, V. A., dan Mahardika, R. G. 2018. Peningkatan Kualitas Air Minum Melalui Metode Penyaringan Bertingkat Berbasis Limbah Kulit Telur di Desa Teru Kabupaten Bangka Tengah. Jurnal ABDI, 4(1), 27–31
Rasyid. 2022. Sistem Telemonitoring Kekeruhan dan pH Air untuk Pengeringan dan Pemberian Klorin Otomatis pada Kolam Renang Berbasis Smartphone. Politeknik Malang.
Darpito. 2018. Pengaruh Pembubuhan Kaporit terhadap Parameter pH dan Amonia Effluent Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit. Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Satya Negara Indonesia
Sinaga. 2016. Analisis Kadar Sulfat pada Air Minum Isi Ulang dengan Metode Spektrofotometri UV- Vis. Universitas Sumatera Utara
Komala, P.S. 2014. Inaktivasi Bakteri Escheria Coli Air Sumur Menggunakan Disinfektan Kaporit. Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Andalas
Partiana. 2015. Kualitas Bakteriologi Air Minum Isi Ulang pada Tingkat Produsen di Kabupaten Bandung.
Mariyana. 2015. Efektivitas Kaporit dalam Menurunkan Kadar Amoniak dan Bakteri Koliform dari Limbah Cair RSUD Tugurejo Semarang. JURNAL KESEHATAN
MASYARAKAT (e-Journal) Volume 3, Nomor 1, Januari
(ISSN: 2356-
Disposable Sites Di Sekolah Dasar Kecamatan Banjarbaru Utara Berkala Kedokteran, Vol.13, No.1, Feb 2017: 7-14

(Print)
(Online)


