PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI TRESNA WERDHA LUBUKLINGGAU
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang : Insomniai ¬adalahi ketidakmampuani mengantuki dani memulaii tiduri. Insomniai bisai disebakani olehi jeti lagi,stressi,kecemasani dani masalahi hormoni ataui pencernaani. Darii datai yangi didapati padai tahuni 2020 adai 30 jumlah lanisa dan terdapat 18 lansia yang menderita insomnia. Tingginyai kasus insomniai padai lansiai di Pantii Budii Luhuri Tresnai Werdhai Lubuklinggau. Tujuani penelitiani inii adalahi untuki mengetahuii pengaruhi relaksasii ototi progresifi terhadapi insomniai padai lansiai di Pantii Tresnai Werdhai Lubuklinggau. Metode : Penelitiani inii menggunakani rancangani prai-eksperimeni dengani designi pretest-posttest dalam satu kelompok. Populasi dalam penelitiani ini berjumlah 18 polpulasi dengan jumlah sampel sebanyak 10 sampel. Penelitiani inii dilaksanakani dii Pantii Tresnai Werdhai Lubuklinggaui pada 16-18 Juli 2021. Lansia yangi mengalamii insomniai sebelumi dani sesudahi dilakukannyai terapii relaksasii ototi progresifi mengalamii penurunani dan perubahan yaitu 2,70 menjadi 1,60 dimana nilaii pi valuei 0,001i (p<0,05) yangi artinyai secarai statistiki tingkati insomniai tersebut berubah secara bermakna. Pengaruhi yangi diberikan adalah adanya pengaruh yang sangat signifikan antar nilai tingkat insomniai sebelumi dani sesudahi dilakukan terapii relaksasii ototi progresifi yangi mengalamii insomniai. Setelah dilakukan intervensi relaksasii ototi progresifi menunjukkan bahwa lansia dipanti tresna werdha rata-rata mengalamii penurunani tingkati insomniai. Simpulan : Diharapkan terapii relaksasii ototi progresifi ini dapat diterapkan dipanti Tresna Werdha guna untuk mengatasi insomnia pada lansia sebagai pengobatan non farmakologis dipanti Tresna Werdha Lubuklinggau. Kata kunci : Terapi reklaksasi otot progresif, Tingkat insomniaReferences
DAFTARi PUSTAKAi
Badani Pusati Statistiki Provinsii Sumaterai Selatani (2016) : CV. Vika Jaya
Dewii, P.Ai & Andani, I. (2013). Angkai Kejadiani Sertai Faktori-Faktori yangi Mempengaruhii Gangguani Tiduri (Insomniai) Padai Lansiai dii Pantii Sosiali Tresnai Werdhai Wanai Serayai Denpasari Balii. Jurnali Universitasi Udayanai
Dhyanii, D. Sens., S & Raghumahantii, R. (2015). Effecti Ofi Progressivei Musculari Withi Chronici Lowi Backi Painti. Jourali Nursingi andi Healthi Sciencei Voli. 4, No.1i
Ghaddafii, Mi. (2010). Tatalaksanai Insomniai dengani Farmakologii dani Noni-Farmakologii. E-Jurnali Medikai Udayanai, 1-17i
Panti Tresna Werdha Kota Lubuklinggau. (2020). Jumlah Lansia dengan Penyakit Insomnia. Lubuklinggau
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatifi, Kualitatifi dani Ri&Di. Bandungi : Alfabetai
Sulistyarinii, T., & Santosa, D. (2016i). Gambarani Karakteristiki Lansiai Dengani Gangguani Tiduri (Insomniai) diiRW 1i Kelurahani Bangsali Kotai Kedirii. Jurnali Penelitiani Keperawatani Voli.2, 150-155



