PENGARUH MOTOR RELEARNING PROGRAME (MRP) TERHADAP KEMAMPUAN ACTIVITY OF DAILY LIVING PADA PASIEN PASCA STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG REHABILITASI MEDIK RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU

Authors

  • Fitri Fourwati Rumah Sakit Umum Ummi Kota Bengkulu
  • Fourni Ardiansyah Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Pasien pasca serangan stroke yang bertahan hidup memiliki keterbatasan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari secara mandiri. stroke memiliki dampak besar terhadap kemampuan pasien dalam melakukan ADL. Teknik Motor Relearning Programme (MRP) lebih dipilih karena dianggap lebih cepat dalam perbaikan motorik pasien paska stroke. Masalah dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke banyak yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan Activity Of Daily Living nya di ruang rehabilitasi medik RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui pengaruh Motor Relearning Programe (MRP) terhadap kemampuan activity of daily living pada pasien pasca stroke non hemoragik di ruang rehabilitasi medik RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata activity of daily living (adl) sebelum dan sesudah dilakukan motor relearning programe (mrp) pada pasien pasca stroke non hemoragik adalah 41 dan 70. Disimpulkan ada pengaruh motor relearning programe (mrp) terhadap kemampuan activity of daily living pada pasien pasca stroke non hemoragik (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan dari hasil penelitian ini bagi fisioterapis di Poli Rumah Sakit untuk memilih modalitas terapi latihan MRP sebagai salah satu modalitas terpilih untuk meningkatkan kemampuan ADL pada pasien post stroke. Disarankan kepada fisioterapis yang ada di Poli Rumah Sakit untuk memberikan edukasi kepada pasien mengenai penggunaan alat bantu (tripot). Kata Kunci : Motor Relearning Programe (MRP), Activity Of Daily Living, Stroke Non Hemoragik

References

DAFTAR PUSTAKA

Azhari, A. G. D. (2018). Motor Relearning Programme Untuk Meningkatkan Aktivitas Fungsional Pada Pasien Post Stroke Iskemik. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

HASANAH, U. (2018). Pengaruh Motor Relearning Programme (MRP) Terhadap Kemampuan Activity Of Daily Living (ADL) Pada pasien Post Stroke Di Makassar. Skripsi: Universitas Hasanuddin Makassar.

Junaidi, I. (2011). Stroke, waspadai ancamannya. Penerbit Andi.

Karunia, E. (2016). Hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian activity of daily living pasca stroke. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(2), 213–224.

Langhammer, B., & Stanghelle, J. K. (2000). Bobath or motor relearning programme? A comparison of two different approaches of physiotherapy in stroke rehabilitation: a randomized controlled study. Clinical Rehabilitation, 14(4), 361–369.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan.

Palinggi, Y., & Anggraeni, L. P. (2020). Gambaran Pemenuhan Activity Daily Living (Adl) Pada Pasien Post Stroke Di Poliklinik Saraf Rsud Andi Makkasau Kota Parepare. Jurnal Kesehatan Lentera Acitya, 7(1), 16–24.

Ristiawati, R. H. (2015). Pengaruh Motor Relearning Program (MRP) Terhadap Peningkatan Keseimbangan Duduk Pasien Pasca Stroke. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wardani, D. A. K. (2016). Prosedur Penggunaan Sepeda Pasca Stroke Untuk Rehabilitasi Fisik Pasien Stroke. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Downloads

Published

2021-12-02

Issue

Section

Articles