HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMA BERINGIN RAYA KOTA BENGKULU

Authors

  • Oktariana Oktariana STIKes Bhakti Husada
  • Nurhasanah Nurhasanah STIKes Bhakti Husada
  • Yuliza Andriani Siregar STIKes Bhakti Husada

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang Pemberian makanan tambahan (PMT) adalah upaya untuk memperbaiki status gizi dengan menyediakan asupan tambahan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan mencapai status gizi yang optimal. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya balita dengan status gizi kurang di wilayah Puskesmas Beringin Raya, Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pemberian makanan tambahan dan status gizi balita di Puskesmas tersebut.

Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Data dikumpulkan menggunakan desain cross-sectional pada 64 sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariate, dengan uji statistik chi-square.

Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden (48,4%) menerima pemberian makanan tambahan yang kurang memadai, dan sebagian besar (53,1%) balita memiliki status gizi kurang (underweight). Uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,012 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pemberian makanan tambahan dan status gizi balita.

Simpulan Terdapat hubungan antara pemberian makanan tambahan dan status gizi balita di Puskesmas Beringin Raya, Kota Bengkulu. Diharapkan  para ibu lebih aktif dalam mencari informasi tentang pentingnya pemberian makanan tambahan bagi balita.

Kata Kunci : Status Gizi, Pemberian Makanan Tambahan

 

ABSTRACT

Background Providing supplementary food (PMT) is an effort to improve nutritional status by providing additional intake aimed at meeting nutritional needs and achieving optimal nutritional status. The problem raised in this research is that toddlers with poor nutritional status are still found in the Beringin Raya Community Health Center area, Bengkulu City. This study aims to determine whether there is a relationship between providing additional food and the nutritional status of toddlers at the Community Health Center.

Research Method This research uses a quantitative approach with analytical descriptive methods. Data were collected using a cross-sectional design on 64 samples selected using purposive sampling technique. Data analysis was carried out through univariate and bivariate analysis, with the chi-square statistical test.

Research Results The research results showed that almost half of the respondents (48.4%) received inadequate supplementary food, and the majority (53.1%) of children under five had underweight. The statistical test shows a p value of 0.012 (p < 0.05), which indicates a significant relationship between providing additional food and the nutritional status of toddlers.

Conclusion There is a relationship between providing additional food and the nutritional status of toddlers at the Beringin Raya Community Health Center, Bengkulu City. It is hoped that mothers will be more active in seeking information about the importance of providing additional food for toddlers.

Keywords: Nutritional Status, Providing Additional Food

References

Adibin. 2018. Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Pada Balita Gizi Kurus Di Wilayah Kerja Puskesmas Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Politeknik Kesehatan Kendari Program Studi Diploma IV Gizi

Almatsier, S. 2020. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Anggraeni, Santi. 2022. Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) Terhadap Pertumbuhan Balita Bawah Garis Merah (Bgm) Di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kediri. Jurnal Stikes Rs Baptis Kediri. Volume 4 No 1.

Boedihardjo, 2021. Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut. Pustaka Reka Cipta.Bandung

Camci, N., Bas, M. and Buyukkaragoz, A. H. 2019. The psychometric properties of the Child Feeding Questionnaire (CFQ) in Turkey’,Appetite. Elsevier Ltd, 78, pp. 49–54. doi: 10.1016/j.appet.2014.03.009

Chairunnisa, Wan Rizky; Yuli Darlis, Zata Ismah. 2020. Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Palembang. Artikel Public Health Faculty, State Islamic University of North Sumatera. Medical Faculty of Sriwijaya University.

Harlinah, dkk. 2018. Pengaruh Kepatuhan Konsumsi Biskuit Mp-Asi Terhadap Asupan Dan Status Gizi Baduta Wasting Usia 6-18 Bulan. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin Makassar. JKMM, Vol. 3 No.1 : 359-267.ISSN 2599-1167.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) 2018, Air Susu Ibu dan Kekebalan Tubuh,

Ira Farantika, Veni Indrawati. 2022. Hubungan keaktifan ibu dalam kegiatan posyandu dan pola pemberian makanan dengan status gizi balita di Desa Klampisan Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi (Journal of Food Technology and Nutrition).

Indra, D dan Wulandari, Y. 2020. Prinsip – Prinsip Dasar Ahli Gizi. Jakarta : Dunia Cerdas

Istiany, A dan Rusilanti. 2022. Gizi Terapan. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset. Kementerian Kesehatan RI. 2019. Petunjuk Teknis Makanan Tambahan Balita Dan Ibu Hamil. Jakarta. Isbn 978-602-416-754-7.

Kementerian Kesehatan RI. 2021. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta.Kemenkes RI

Linda Mayang Sari Iriani, Ida Samidah, Diyah Tepi. 2022. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Jurnal Unived. Vol 10 No 3.

Masri, Erina, Wulan Kartikasari, Yensasnidar Yensasnidar. Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Konseling Gizi dalam Perbaikan Status Gizi Balita. Universitas Perintis Indonesia, Sumatera Barat, Indonesia. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal) 7 (2) 2020 : 28-35

Mohammad Raffi Faizul Haq, Fawziyah Ramadhani, Putri Delvie, Winda Nurhasanah, Agus Widiyarta. 2023. Pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Terhadap Status Gizi Balita Di Desa Sumbersuko Kabupaten Probolinggo. Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN

Merryana, A, Bambang W. 2020. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Panada Media Group; 273-81

Par’i, H. M., Wiyono, S. & Harjatmo, T. P. 2021. Bahan Ajar Gizi ‘Penilaian Status Gizi’. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak.

Puspita Amelia Kalla, Inje Picauly, Daniela Boeky. 2023. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dan Pola Pemberian Makan Dengan Masalah Gizi Kurang Di Puskesmas Rukun Lima Kecamatan Ende Selatan Kabupaten Ende. urnal Pangan Gizi dan Kesehatan 12(2):58-68 12(2):58-68

Putri, Arum Sekar Rahayuning,. 2022 Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Pada Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simomulyo, Surabaya. Putri dan Mahmudiono. Amerta Nutr (2020).58-64 Published Online: 15-03-2020. Doi: 10.20473/Amnt. v4i1.2020.58-64 Joinly Published By Iagikmi & Universitas Airlangga

Rohmani. 2 0 1 8 . Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Terhadap Perubahan Berat Badan Balita Bawah Garis Merah Kecacingan Di Wilayah Puskesmas Klambu Kabupaten Grobogan. J. Gizi Univ. Muhammadiyah Semarang 4, 30–36

Refni, Rikantasari S. 2021. Perilaku Pemberian Makanan Terhadap Batita Di Pemukiman Tanah Kalikedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya

Ridha Cahaya Rini, Imas, Dina Rahayuning Pangestuti, M. Zen Rahfiludin. 2020. Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) Terhadap Perubahan Status Gizi Balita Gizi Buruk. Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Volume 5, Nomor 4, (ISSN:2356-3346).

Riskesdas, 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Sarwono W, Slamet S, Kartini S, Triyani K. 2020. Pengkajian Status Gizi. Jakarta

Supariasa. 2022. Penilaian Status Gizi Cetakan II. Jakarta : EGC

Saputri, A. 2020. Hubungan Antara Tekanan Darah Dengan Status Gizi Berdasarkan CDC Pada Anak Usia 6-13 Tahun SD Negeri 60900 Medan Johor Skripsi]. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatra Utara

Sugiyono, 2021. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (M.Dr. Ir.Sutopo, S.Pd (ed); ke2 ed)

UNICEF. 2022. Undernutrition contributes to nearly half of all deaths in children under 5 and is widespread in Asia and Africa.

Utami. 2022. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Zalfaa Adhwaa Jamaludin. 2023. Hubungan Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Dengan Perubahan Status Gizi Balita Yang Mengalami Gizi Kurang. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia

Downloads

Published

2025-02-02

Issue

Section

Articles