PENGARUH TERAPI OKUPASI AKTIVITAS MENGGAMBAR TERHADAP PERUBAHAN PERSEPSI SENSORI PADA PASIEN HALUSINASI AUDITORIKDI RSKJ SOEPRAPTO BENGKULU
Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang :  Penanganan pasien dengan skizofrenia adalah menggunakan psiko terapi, salah satunya adalah terapi Okupasi (Menggambar). Masalah penelitian adalah masih banyaknya pasien skizofrenia yang mengalami gangguan persepsi sensori di RSKJ Soeprapto Bengkulu. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh terapi okupasi aktivitas menggambar terhadap perubahan persepsi sensori   pada pasien halusinasi auditorik di RSKJ Soeprapto Bengkulu.
Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian praeksperimental dengan pendekatan pre test-post test one group design dengan cara memberikan perlakuan pada semua responden. Populasi sebanyak 586 orang dan sampel diambil secara secara purposive sampling sebanyak 10 orang. Jenis data penelitian adalah data primer dan sekunder. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik uji wilcoxon.
Hasil : Hasil penelitian adalah rata-rata perubahan persepsi sensori pada pasien halusinasi auditorik sebelum terapi okupasi aktivitas menggambar di RSKJ Soeprapto Bengkulu adalah 11,80. Rata-rata perubahan persepsi sensori pada pasien halusinasi auditorik setelah terapi okupasi aktivitas menggambar di RSKJ Soeprapto Bengkulu adalah 6,50. Ada pengaruh terapi okupasi aktivitas menggambar terhadap perubahan persepsi sensori pada pasien halusinasi auditorik di RSKJ Soeprapto Bengkulu, nilai p = 0,007, berarti < 0,05 (a).
Simpulan : Bagi Institusi Pelayanan Kesehatan, terutama RSKJ Soeprapto Bengkulu Diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada pasien jiwa seoptimal mungkin dan meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit jiwa.
Kata Kunci : Terapi Okupasi Aktivitas Menggambar, Persepsi Sensori, Halusinasi Auditorik
Â
ABSTRACT
Background : Treatment of patients with schizophrenia is using psychotherapy, one of which is Occupational therapy (Drawing). The research problem is that there are still many schizophrenic patients who experience sensory perception disorders at Soeprapto Bengkulu Hospital. The aim of the study was to determine the effect of occupational therapy drawing activities on changes in sensory perception in auditory hallucination patients at Soeprapto Bengkulu Hospital.
Methods :This study uses quantitative research with the type of pre-experimental research with a pre test-post test one group design approach by giving treatment to all respondents. The population is 586 people and samples taken by purposive sampling are 10 people. The types of research data are primary and secondary data. Data analysis in this study used the Wilcoxon test statistic.
Results : The results of the study were that the average change in sensory perception in patients with auditory hallucinations before occupational drawing therapy at Soeprapto Bengkulu Hospital was 11.80. The average change in sensory perception in auditory hallucination patients after occupational drawing therapy at Soeprapto Bengkulu Hospital is 6.50. There is an effect of occupational therapy drawing activities on changes in sensory perception in auditory hallucination patients at Soeprapto Bengkulu Hospital, p value = 0.007, meaning <0.05 (a).
Conclusion : For Health Service Institutions, especially the Soeprapto Bengkulu Hospital, it is hoped that they can provide services to mental patients as optimally as possible and improve the quality of services in mental hospitals.
Keywords: Drawing Activity Occupational Therapy, Sensory Perception, Auditory HallucinationsReferences
DAFTAR PUSTAKA
Anoviyanti, Sarie Rahma, (2018). Terapi Melukis pada Pasien Skizofrenia dan Ketergantungan Narkoba. Skripsi Dipublikasi. Institusi Teknologi Bandung.
Apriyanti. 2022. Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Penglihatan Dengan Terapi Okupasi Menggambar Di RSJ Dr.Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan. Program Studi Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.
Dahlan, M. S. (2016). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Fekaristi, Agnes Adelia; Hasanah, Uswatun; Inayati, Anik. Art Therapy Melukis Bebas Terhadap Perubahan Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Cendikia Muda, 2021, 1.2: 262- 269.
Furyanti, E & Sukaesti, D. (2018). Art Therapy Melukis Bebas Terhadap Kemampuan Pasien Mengontrol Halusinasi. Jurnal Universitas Esa Unggul. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/U EU-Undergraduate-11916- manuscript.Image.Marked.pdf.
Hidayat, A. A. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan (A. Suslia & T. Utami, eds.). Penerbit Salemba Medika
Jatinandya, M. P. A., & Purwito, D. (2020). Terapi Okupasi Pada Pasien Dengan Halusinasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, September, 295–301. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.ph Kamariyah, K., & Yuliana, Y. (2021). Peng
Kamariah dan Yuliana. 2021. Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Sensori: Menggambar terhadap Perubahan Tingkat Halusinasi pada Pasien Halusiansi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(2), Juli 2021, 511-514
Keliat, Budi Anna, Dkk. (2019). Asuhan Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.
Khosim dan Anggi. 2019. Penerapan Prosedur Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Untuk Perubahan Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Sisthana Vol 4 No. 1 (Maret 2019) – E-ISSN : 2828-2434; P-ISSN : 2527-6166
National Institute of Mental Health. (2021). What is post-traumatic stress disorder or, PTSD? Post-Traumatic Stress Disorder. Retrieved from: https://www.nimh.nih.gov/health/publications/post-traumatic-stress-disorderptsd/ptsd 508-05172017_38054.pdf.
Notoadmojo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka. Cipta.
PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Jakarta: PPNI.
Purwaningsih, W., & Karlina, I. (2014). Asuhan Keperawatan Jiwa: Dilengkapi. Terapi Modalitas dan Standard Operating Procedure (SOP). Yogyakarta: Nuha Medika
Purwaningsih, Wahyu & Karlina, Ina. (2017). Asuhan Keperawatan Jiwa Dilengkapi Terapi Modalitas dan Standard Operating Procedure (SOP). Yogyakarta: Nuha Medika
Purwanti dan Dermawan. 2023. Penatalaksanaan Halusinasi Dengan Terapi Aktivitas Kelompok: Menggambar Bebas Pada Pasien Halusinasi Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Jurnal Kesehatan Karya Husada, Vol. 11 No. 1 Tahun 2023 PISSN 2337649X/EISSN 2655-8874.
Ramadhani, Nurul (2019) Penerapan Terapi Okupasi Aktivitas Menggambar Di Instalasi Kesehatan Jiwa Rsud Banyumas. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Rekam Medik RSKJ Soeprapto Bengkulu. 2022. Data kasus halusinasi RSKJ Soeprapto Bengkulu. Bengkulu.
Riskesdas. (2018). Badan Pelaksana Kesehatan Riset Kesehatan Dasar (online). http://www.kesmas.kemkes.go. id/assets/upload/dir_519d41d8 cd98f00/files/Hasil-riskesdas2018_1274.pdf. Diakses pada tanggal 15 Februari 2023.
Sari, Niken, Y., Antoro, B., Stevani, N, G, P., (2019). Pengaruh Terapi Okupasi Terhadap Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Rawat Inap di Yayasan Aulia Rahma Kemiling Bandar Lampung, (online). http://ejournal.pancabhakti.ac.i d/index.php/jkpbl/article/view/ 5
Shimada, T., Ohori, M., Inagaki, Y., Shimooka, Y., Ishihara, I., Sugimura, N., Tanaka, S., & Kobayashi, M. (2019). Effect of Adding Individualized Occupational Therapy to Standard Care on Rehospitalization of Patients with Schizophrenia: A 2-Year Prospective Cohort Study. Psychiatry and Clinical Neurosciences, 73(8), 476–485. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/pcn.12858
Stuart & Sundeen (2017). Prinsip dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Elsevier.
Stuart dan Laraia, 2017. Principles And Practice Of Psychiatric. Nursing. (10th ed). Jakarta: EGC.
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alphabet.
WHO. 2019. Skizophrenia. https://www.who.int/news-room/factsheets/detai/schizophrenia diakses Diakses pada tanggal 14 Februari 2023.
Wuryaningsih, Emi Wuri, et al. (2020). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa 1. Jember: UPT Percetakan & Penerbitan Universitas Jember.



