PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS NUSA INDAH KOTA BENGKULU
Abstract
ABSTRAK
Â
Peningkatan dan penurunan berat badan harus diperhatikan pada saat bayi. Berat badan yang meningkat mengindikasikan status gizi yang baik, sehingga memungkinkan terjadinya pertumbuhan fisik. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya bayi usia 6-12 bulan yang mengalami perubahan berat badan (tidak mengalami peningkatan berat badan) di Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh pijat bayi terhadap perubahan berat badan pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 199 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Hasil analisis univariat didapatkan nilai rata-rata berat badan sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi adalah 7,85 kg dan 8,71 kg. Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p value adalah 0,000. Disimpulkan ada pengaruh pijat bayi terhadap perubahan berat badan pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini diharapkan pijat bayi dapat disosialisasikan, diajarkan dan dianjurkan oleh perawat di Puskesmas kepada orangtua bayi, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi.
Â
Kata Kunci   : Pijat Bayi, Berat Badan, Bayi Usia 6-12 Bulan
Â
ABSTRACT
Â
Weight gain and loss must be considered in infancy. Increased body weight indicates good nutritional status, to allow physical growth to occur. The problem in this study is that there are still many babies aged 6-12 months who experience weight changes (do not experience weight gain) at the Nusa Indah Health Center in Bengkulu City. The aim of the study was to determine the effect of baby massage on weight changes in infants aged 6-12 months at the Nusa Indah Health Center in Bengkulu City. This study used a pre-experimental design. The population in this study amounted to 199 people. The sample in this study amounted to 10 people. The data used are primary data and secondary data. The analysis used was univariate analysis and bivariate analysis, the statistical test used was the T test. The results of the univariate analysis showed that the average body weight before and after the baby massage was 7.85 kg and 8.71 kg. The results of the bivariate analysis showed that the p value was 0.000. It was concluded that there was an effect of baby massage on weight changes in infants aged 6-12 months at the Nusa Indah Health Center in Bengkulu City. The results of this study are expected that baby massage can be socialized, taught and recommended by nurses at the Puskesmas to the baby's parents, so as to increase growth and development in infantsReferences
DAFTAR PUSTAKA
Daniati. 2020. Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus. Skripsi. PSIK UR. Tidak dipublikasikan.
Kemenkes RI. 2019. Kondisi Pencapaian Program Kesehatan Anak Indonesia. Jakarta : Kemenkes RI.
. 2019. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta : Kemenkes RI.
Nugrohowati, dkk. 2018. Upaya Peningkatan Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan Dengan Terapi Pijat. Jurnal Keperawatan GSH, 7(1), 19–23. file:///C:/Users/jhon/Downloads/64-123-1-SM.PDF
Parwati NWM, Wulandari. 2019. Hubungan Pijat Bayi Dengan Perkembangan Bayi Umur 3-6 Bulan Di BPM Idah Ayu Wulandari. Jrkn. 2017;01(180):145-150. 8.
Prianti. 2021. Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Perkembangan Motorik Pada Bayi 3-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Skripsi.
Puskesmas Nusa Indah. 2022. Data Bayi Usia 6-12 Bulan. Bengkulu. Puskesmas Nusa Indah.
Rahmania H. 2020. Pengaruh Pijat Bayi terhadap Berat Badan Bayi. J Agromed Unila. 2020;2(4):446-450.
Ria. 2018. Pijat dan Senam Untuk Bayi dan Balita Panduan Praktis Memijat Bayi dan Balita. Brilliant Offset.
Rizki, L. 2020. Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Perkembangan Motorik Pada Bayi. MIKIA Matern Neonatal Health J.
Roesli, U. 2016. Pedoman Pijat Bayi. Jakarta: Puspa Swara.
Rokayah Y, Nurlatifah L. 2020. Efektifitas Pijat Bayi Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Bayi Usia 5-6 Bulan Di Desa Rangkas Bitung Barat. J Med Media Inf Kesehat. 5(2):156-167. doi:10.36743/medikes.v5i2.56 3
Sadiman I. 2019. Efektifitas Pijat Bayi terhadap Peningkatan Berat Badan, Lama Waktu Tidur dan Kelancaran Buang Air Besar. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai. 2019;12(2):9-16. 2.
Soetijaningsih. 2018. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Titin Supriatin, dkk. 2022. Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan Di Lemahabang Rt 001 Rw 001 Dusun 01 Cirebon. Skripsi.
Widodo, Herawati. 2018. Efektivitas Massage Effrulage terhadap Perkembangan Gross Motoric pada Bayi Usia 3-4 Bulan. Jurnal Kesehatan. Vol. 1 No.1. Juni 2008. pp. 67-72.
World Health Organization (WHO). 2020. World Health Statistics. France : WHO.



