HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN DIET DENGAN MUNCULNYA KOMPLIKASI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS TANJUNG HARAPAN KABUPATEN BENGKULU UTARA
Abstract
ABSTRAK
Â
Latar Belakang : Kepatuhan dalam melakukan diet sangat penting karena dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan menurunkan angka morbilitas penyakit DM, sedangkan tidak patuhnya pasien menyebabkan tejadinya komplikasi akut dan kronik akhirnya memperberat kondisi penyakit bahkan bisa menimbulkan kematian. Masalah penelitian adalah masih adanya penderita diabetes mellitus tipeII yang mengalami komplikasi di Puskesmas Tanjung Harapan. Tujuan penelitian diketahui hubungan tingkat kepatuhan diet dengan munculnya komplikasi pada pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Tanjung Harapan
Metode : Metode penelitian menggunakan desain Cross sectional study. Populasi sebanyak 45 orang dengan teknik total sampling dan sampel sebanyak 39 orang Analisis data yang digunakan univariat dan bivariate dengan uji chi-square test.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan responden sebagian besar (64,4%) tidak patuh dalam melakukan kepatuhan diet dan sebagian besar (40,0%) mengalami komplikasi diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Tanjung Harapan. Hasil uji statistic didapatkan p 0,013 (p< 0,05).
Simpulan : Simpulan ada hubungan tingkat kepatuhan diet dengan munculnya komplikasi pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Tanjung Harapan. Disarankan kepada perawat untuk terus memberikan edukasi tentang diabetes mellitus tipe 2 setiap program dan menyediakan brosur untuk dibagikan setiap pasien diabetes mellitus tipe 2.
Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Kepatuhan Diet, Komplikasi
Â
ABSTRACT
Â
Background : Compliance with diet is very important because it can improve the patient's quality of life and reduce the morbidity of DM, while non-adherence to the patient causes acute and chronic complications, which in turn aggravates the disease condition and can even lead to death. The research problem is that there are still type II diabetes mellitus sufferers who experience complications at the Tanjung Harapan Health Center. The purpose of the study was to determine the relationship between the level of dietary compliance with the emergence of complications in patients with type II diabetes mellitus at the Tanjung Harapan Health Center.
Methods : The research method uses a cross sectional study design. The population as many as 45 people with a total sampling technique and a sample of 39 people. The data analysis used was univariate and bivariate with the chi-square test.
Results : The results showed that most of the respondents (64.4%) did not comply with diet compliance and most (40.0%) experienced complications of type 2 diabetes mellitus at the Tanjung Harapan Health Center. The statistical test results obtained p 0.013 (p < 0.05).
Conclusion : The conclusion is that there is a relationship between the level of dietary compliance with the emergence of complications in patients with type 2 diabetes mellitus at the Tanjung Harapan Health Center. It is recommended for nurses to continue to provide education about type 2 diabetes mellitus in each program and provide brochures to be distributed to each type 2 diabetes mellitus patient.
Keywords : Diabetes Mellitus, Diet Compliance, ComplicationsReferences
DAFTAR PUSTAKA
American Diabetes Association, 2016. Standards of Medical Care in Diabetes Diabetes Care,39;1
Aminingsih, N. 2020. Gambaran Kepatuhan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dalam Melaksanakan Terapi Diet Di Puskesmas Depok 3 Kabupaten Sleman. Skripsi Program Studi Ilmu Keperawatan. Diakses pada 1 Januari 2022.
Anies. 2018. Penyakit Degeneratif : Mencegah dan Mengatasi Penyakit Degeneratif dengan Perilaku dan Pola Hidup Modern yang Sehat. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Bustan. 2015. Manajemen pengendalian penyakit tidak menular. Jakarta : Rineka Cipta.
Clare-Salzler, 2016. Pankreas. Dalam: Kumar V, Cotran RZ, Robbinz SL. Buku ajar patologi. Jakarta: EGC, pp 711-734.
Eliyanti, Y., & Mualim, D. A. (2019). Hubungan Konseling Perawat Dengan Peran Keluarga Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu.
Elsa. 2020. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta : EGC.
Gustaviani, 2016.. Diagnosis dan klasifikasi diabetes melitus. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S eds. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi ke-IV. Jakarta: Interna Publishing FKUI; 2006. hal. 1879-81
Hasdianah, 2012. Mengenal Diabetes Mellitus Pada Orang Dewasa dan Anak – Anak Dengan Solusi Herbal. Yogyakarta: Nuha Medika.
International Diabetes Federation. 2017. IDF Diabetes Atlas: 7th Edition, Dilihat 18 Januari 2022. Available from: http://www.diabetsatlas.org.
Isnaini, Nur & Ratnasari. 2018. Faktor Risiko Mempengaruhi Kejadian Diabetes Tipe Dua. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan Aisyah, 14 1, 59-68
Kemenkes, 2018. Infodatin Diabetes. Jakarta: Pusat data dan informasi Kemenkes RI.Tersedia di http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/ diabetes.pdf
Krisnatuti, D., Yenrina, R., Rasjmida, D. 2014. Diet sehat untuk penderita diabetes melitus. Jakarta Timur : Penebar Swadaya.
Ndraha. 2014. Diabetes Melitus Tipe 2 dan Tatalaksana Terkini. Medicinus, 27, 9-16.
Niven, 2016. Psikologi Kesehatan. EGC. Jakarta.
Novega, N. (2020). Kualitas Pelayanan: Realibility, Responsiveness Dengan Kepuasan Pasien Di Loket Pendaftaran Rsud Kabupaten Kepahiang. Mitra Raflesia (Journal of Health Science), 12(1).
Perkeni. 2018. Konsensus Pengelolaan Dan Pencegahan DM Tipe. Indonesia
Podesta, A., & Ropea, R. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Postpartum Dengan Inisiasi Menyusui Dini. Mitra Raflesia (Journal of Health Science), 11(2).
Purwanto 2019, Hubungan Pengetahuan tentang Diet Diabetes Mellitus dengan Kepatuhan Pelaksanaan Diet pada Penderita Diabetes Mellitus.
Ramadhan dan Marissa 2015. Karakteristik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Berdasarkan Kadar Hba1c Di Puskesmas Jayabaru, 49–56.
Ratnaningsih, A., 2019. Gambaran Tingkat Kepatuhan Menjalani Terapi Pada Penderita Diabetes Melitus di Yogyakarta.
Setiati S, Alwi I, Sudoyo A,. Simadibrata M, Setiyohadi B, Syam A Fahrial, editors. 2019. Buku Ajar Ilmu Penyakit. Dalam. Edisi 6. Jakarta Pusat
Siopis, et. al 2017. Dietitians' experiences and perspectives regarding access to and delivery ofdietetic services for people with type 2 Diabetes Melitus. The University of Sydney, Charles Perkins Centre, School of Life and Environmental Sciences, Sydney, NSW, Australia. Heliyon 6 2020,33-44
Smeltzer & Bare. 2019. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah 8th Ed.. Jakarta: Buku Kedokteran EGC
Triana. 2019. Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tentang Penyakit dan Diet dengan Kepatuhan Dalam Menjalankan Diet Diabetes Melitus
Rozi, V. F., & Zuharni, S. (2017). Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dengan Kepuasan Pelayanan Kesehatan Program Jamkesmas Di Kabupaten Seluma. Jurnal Kesehatan, 8(1).
Wijaya, Andra Saferi dan Mariza Putri, Y. 2019. Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Dewasa.Yogyakarta:Nuha Medika. Yogyakarta: Nuha Medika.
Wild, 2019. Penatalaksanaan DM Terpadu. Jakarta: Fakultas kedokteran Universitas Indonesia.
World Health Organization. 2016. Adherence To Longterm Therapies: Evidence For Action. Available from: http://www.who.Int/chp.



